Senin, 08 Agustus 2011

Tips Memilih Mukena Terkini



Mukena adalah “pakaian sholat” seorang wanita. Penunjang ibadah ini merupakan barang yang banyak dicari di Ramadhan menjelang Lebaran ini selain baju muslim dan jilbab. Apakah Anda salah satu yang sedang mencari mukena baru juga? Kenali dua tips-tips memilih mukena yang OK.



Sama seperti baju muslim dan jilbab, desain mukena juga berganti-ganti mengikuti tren terkini. Untuk tren mukena tahun ini adalah yang tidak terlalu ramai dan menggunakan banyak detail. Bordir yg digunakan pun hand made dan kalau menggunakan variasi warna biasanya tidak terlalu banyak. Justru warna putih seperti baju ihram lebih baik. Mukena semakin putih, harganya akan semakin mahal, begitu menurut pengalaman saya saat membeli mukena beberapa waktu lalu.

Beberapa bulan lalu, mukena dengan berbagai warna dan detail memang tren. Namun, pemakaian banyak detail atau mengubah warna seperti pink atau biru yang berlebihan justru akan membuat mukena menjadi terlalu kontras. Bahkan mungkin mengganggu kekusyukan orang yang sholat di sekitar kita. Karena itu, bagi Anda yang tetap menginginkan mukena berwarna, usahakan mencari mukena dengan permainan warna hanya pada bagian-bagian detail dan tidak terlalu mencolok, misalnya nuansa biru muda atau merah muda pada bordir atau tepi mukena.

Selanjutnya, adalah pemilihan bahan mukena. Umumnya dari segi bahan, ada empat jenis mukena, yaitu mukena sutra, mukena katun, mukena sifon, dan mukena parasut. Keempat bahan tersebut tentu mempunyai harga yang berbeda. Pilihlah mukena dengan bahan yang sesuai dengan kocek Anda dan tentunya nyaman dipakai. Sedangkan untuk anak Anda, Anda bisa memilihkan mukena berbahan parasut atau polyster yang lebih terjangkau dan biasanya warna serta motifnya menarik.

2 komentar:

Ida Jepara mengatakan...

Memilih mukena memang sesuatu yang susah dipisahkan dengan kenyamanan dan selera pemakai / pembelinya. Seperti pengalaman kami

Suatu waktu, sebagai pedagang saya menawarkan mukena kepada seorang sahabat. Sejawat sesama Jurnalis, awalnya saya tawari mukena yang harganya relatif murah.

Ia MARAH, "kenapa kamu tidak tawarkan MUKENA DISTRO aja! saya sanggup kok membelinya. Meski saya tidak cantik tapi saya tidak ingin kurang aja para TUHAN, giliran kerja pakaiannya bagus-bagus dan harga ratusan ribu. giliran menghadap pada TUHAN mukenanya harga 30rb-an"

Sayapun mati kutu.

Kelas Dosen Jualan mengatakan...

Makasih ya tips dan trik nya. Kalo menurut aq mukena dikatakan berkualitas dilihat bukan hanya dari bahan/kainnya saja, tapi juga dari keserasian paduan warna, mode, dan proses pengerjaannya, rapi atau tidak jahitannya. kayak hijab dari PRODUSEN MUKENA KATUN JEPANG mbak. coba liat aja di web nya ini www.mukenadistro.com..

Posting Komentar

Jangan Permalukan Webmu dengan Spamming ya...

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Browser

Messaging And Chatting

Copyright 2012 Awan ukaya: Tips Memilih Mukena Terkini Template by Bamz | Publish on Bamz Templates